7/03/2015

4 Tips Cara Mengatasi Anak Nakal

Tidak mudah dan membutuhkan usaha ekstra bila di bandingkan dengan mendidik anak yang memiliki kepribadian yang biasa-biasa saja bahkan lebih rentan untuk diatur.

Dalam praktek nya, banyak orang tua yang tidak mampu menunggu dalam mengendalikan anak-anak nakal dan mereka cenderung melakukan hal yang kurang baik terhadap anak sebagai salah satu solusi dalam mendisiplinkan anak nakal.

Kebanyakan orang tua mungkin menganggap bahwa ini adalah hal yang benar, tetapi ia melakukannya? Benar-benar nakal mendidik anak dengan kekerasan akan membuat mereka menjadi lebih disiplin? Jawabannya tentu tidak.

Mendisiplinkan anak nakal dengan paksa hanya akan membuat anak-anak lebih banyak dan tidak takut siapa pun, dan bahkan cenderung keras kepala. Dalam hal ini, orang tua harus menerapkan cara yang berbeda dalam menghadapi anak yang nakal, tapi tidak dengan cara kasar terutama yang anak suka bermain sebab akan berdampak sangat buruk pada pertumbuhan anak. Untuk mendisiplinkan anak nakal, ada beberapa cara yang perlu dilaksanakan agar kedisiplinan anak timbul dalam dirinya. Setiap orang tua pasti ingin anak nya yang nakal menjadi disiplin, bukan? Hal ini karena memiliki anak nakal kadang-kadang membuat orang tua tertekan karena merasa salah dalam mendidik anak.

Di sadari atau tidak, anak menjadi taat atau bahkan sedikit lebih nakal memang terjadi karena intervensi dari orang tua dalam melaksanakan pendidikan anak. Untuk itu, bagi orang tua stidaknya terutama ibu-ibu yang memiliki anak yang nakal, kita harus siap dan sabar untuk bisa mengembalikan kepribadian anak menjadi patuh disiplin. Jadi bagaimana mendidik anak-anak sehingga anak-anak nakal mereka mampu untuk taat dan disiplin dan bisa membanggakan kedua orang tua? Untuk menjawab pertanyaan ini, kali ini kita akan membahas tentang anak yang nakal, menyebabkan anak menjadi nakal dan bagaimana cara mengatasi anak nakal, sehingga mereka dapat kembali ke anak disiplin dan patuh kepada orang tuanya.

4 Tips Cara Mengatasi Anak Nakal
4 Tips Cara Mengatasi Anak Nakal

A. Penyebab-Penyebab Anak Menjadi Nakal :
Sebelum mengetahui cara mendidik anak yang nakal, yang pertama di ketahui oleh orang tua adalah untuk mencari tahu apa penyebab anak menjadi nakal. Ada beberapa alasan untuk anak-anak yang tumbuh menjadi anak yang nakal pada usia tertentu, pada awalnya mereka benar-benar adalah anak yang baik. Namun dikarenakan beberapa faktor-faktor di bawah ini sehingga menyebabkan anak menjadi bandel di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Ketika masih bayi atau di bawah usia sekitar lima tahun
Anak tersebut disosialisasikan oleh orang tua mereka dengan mematuhi semua kemauan anak. Hal ini sering terjadi, terutama bagi orang tua yang tidak tega melihat anaknya menangis sehingga mereka lebih memilih untuk menuruti apa yang diinginkan anak. Dengan memanjakan anak seperti ini, secara tidak langsung, orang tua tengah mendidik semua anak menjadi anak yang ingin bertemu dan jika tidak, mereka akan mengancam kedua orang tua dengan mengeluarkan sikap andalan, yang menangis. Hal ini membuat anak tumbuh menjadi nakal ketika mereka memasuki usia pra-sekolah. Mereka akan senang untuk merengek dan tidak jarang dari mereka yang berteriak meminta untuk membeli sesuatu terlepas dari kondisi orang tua pada saat itu. Yang paling penting adalah kebutuhan, apa pun kondisinya. Dengan mendapatkan anak manja sejak kecil, akan tumbuh pribadi yang egois.

2. Orang tua tidak menegur anak bahkan cenderung menertawakan mereka ketika mereka mengucapkan kata-kata yang tidak pantas
Hal ini tidak jarang terjadi dalam masyarakat kita, terutama di kalangan orang tua yang kurang berpendidikan. Cenderung membiarkan mereka dan menertawakan anak-anak mereka ketika anak-anak mereka mengatakan bahwa tidak sopan dan bahkan kotor berkata-kata. Dengan sikap orang tua yang seperti itu, maka anak akan berpikir bahwa apa yang dia lakukan adalah sebuah kesalahan sehingga anak akan cenderung mengulang kata-kata perkataan- yang akan terbawa hingga ia tumbuh besar. Fenomena ini akan membuat anak tumbuh menjadi sombong dan tidak memiliki sopan santun.

3. Kurangnya penerapan pelajaran spiritual kepada anak
Sebagai orang tua, tentu saja kita semua tahu bahwa agama adalah satu-satunya pegangan hidup yang dapat membimbing seseorang untuk pergi ke arah yang lebih baik. Hal ini perlu disampaikan kepada anak-anak awal. Jika anak tidak diperkenalkan pada agama sejak ia masih kecil, maka ia akan tumbuh menjadi tidak terkendali sehingga sering daripada mereka yang tumbuh menjadi anak yang nakal.

4. Terlalu sering bertengkar di depan anak juga merupakan salah satu faktor utama anak tumbuh menjadi anak yang nakal
Peristiwa ini sering dialami oleh orang tua yang memiliki kehidupan rumah kurang harmonis bertengkar dimana mereka terlalu sering di hadapan anak sehingga anak berpikir bahwa keluarga mereka dipenuhi dengan kebencian yang mengakibatkan anak kebencian- menjadi memberontak protes terhadap perilaku kedua orang tua . Ketika kita melihat di sekitar anak-anak kita yang orang tuanya memiliki kehidupan rumah yang kurang harmonis, maka sering dijumpai pada anak-anak mereka.

5. Terlalu sering memberikan uang saku
Hal ini biasanya terjadi di kota-kota besar di mana anak-anak tumbuh dalam keluarga yang orang tuanya adalah mereka yang fokus pada karir. Orang tua cenderung untuk memfasilitasi anak-anak mereka dengan segala kelebihan dan kecukupan untuk menganggap bahwa mereka tidak perlu kasih sayang untuk pemenuhan hal-hal ini. Bahkan, membiasakan anak-anak dengan barang-barang mewah hanya akan membuat mereka tumbuh menjadi kurangnya kehidupan sosial dan tidak jarang dari mereka akan tumbuh menjadi anak yang nakal dan tak terkendali.

Kelima faktor di atas adalah beberapa dari banyak faktor yang dapat menyebabkan anak menjadi nakal. Setelah mengetahui beberapa faktor yang membuat anak-anak tumbuh menjadi anak yang nakal, langkah orang tua berikutnya adalah untuk mulai menghentikan kebiasaan yang menyebabkan anak menjadi nakal dengan menerapkan beberapa cara untuk mendidik anak nakal. Perlu diingat bahwa untuk mengembalikan anak menjadi penurut tidak semudah membalikkan telapak tangan, terutama ketika mereka masih anak-anak berusia. Untuk itu, ada beberapa langkah yang harus diambil oleh orang tua dalam mengatasi anak yang nakal.


Tips Cara Mengatasi Anak Nakal :

Langkah pertama
Langkah awal yang dapat di ambil dalam menangani anak nakal adalah untuk menetapkan aturan ketat di rumah untuk membatasi perilaku anak dianggap sudah melewati batas. Pada tahap pertama akan sangat sulit untuk diterima oleh anak, tetapi dengan menerapkan hukuman, maka mau tidak mau anak akan mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh kedua orang tua. Tegas adalah kunci pertama mendidik anak yang harus anda lakukan karena akan lebih ke arah bijaksana. Penerapan hukuman yang di berikan kepada anak-anak tidak dalam bentuk fisik, tapi dalam bentuk lain seperti pemotongan tunjangan, mengurangi waktu bermain dan mencabut beberapa fasilitas yang biasanya digunakan oleh anak-anak seperti berhenti untuk memakai sepeda selama beberapa hari , dan lain-lain. Ini akan membuat anak berpikir untuk lebih mematuhi peraturan daripada mendapatkan itu konsekuensi yang merugikan anggaran untuk dirinya sendiri.

Langkah kedua 
Cara yang dapat di terapkan dalam memberikan masukan untuk anak yang nakal adalah untuk memberikan anak tanggung jawab sesuai dengan usia mereka. Misalnya, jika anak digunakan untuk menaruh sepatu, tas dan tidak mengubah seragam setelah sekolah, anak-anak akan kehilangan sepatu atau tas atau barang-barang favorit lainnya. Membiasakan diri menaruh perlengkapan sekolah di tempat dan menyuruh untuk berganti sendiri pakaian setelah pulang sekolahnya, anak-anak akan merasa bertanggung jawab penuh atas dirinya sendiri sehingga dari waktu ke waktu anak akan cenderung menjadi anak yang bertanggung jawab. Dengan demikian, anak-anak nakal terutama anak tidak disiplin akan berubah menjadi disiplin dan bertanggung jawab.

Langkah ketiga
Selain menetapkan aturan, tidak ada salahnya jika orang tua menjadi pendengar yang baik bagi anak, karena anak dapat menjadi nakal karena kurangnya perhatian dari orang tua atau anak-anak tidak memiliki tempat untuk berbicara tentang apa yang terjadi setiap hari. Luangkan waktu untuk mendengarkan anak bersama apa keluhan anak dan memberikan solusi terbaik untuk masalah yang mereka hadapi. Dengan menjadi pendengar yang baik dan penasihat, hati anak-anak yang awalnya kaku dan sering memberontak akan berubah secara perlahan karena mereka akan berpikir bahwa masih ada orang yang mau mendengarkan kata-katanya. Jangan selalu memberikan anak dengan nasihat, tapi cobalah untuk menjadi pendengar yang baik, pahami juga karakteristik nya supaya bisa saling berbagi satu sama lain. Dengan demikian, kenakalan mereka perlahan akan mereda.

Langkah keempat
Selama dalam masa proses perubahan sifat anak untuk bisa menjadi baik, perlu di ingat bahwa orang tua tidak boleh terlalu kasar terhadap anak-anak, tapi tidak terlalu lembut kepada mereka. Berada di tengah, yang masih lembut tapi tegas dengan mereka ketika mereka melakukan kesalahan. Dengan demikian, anak akan menyadari kesalahan yang mereka lakukan dan mereka akan tahu mana yang baik dan mana yang buruk bagi mereka. Sehingga, anak akan mampu mengendalikan diri dan akan tumbuh menjadi orang yang memiliki jiwa sikap yang stabil dan kuat. Dengan menerapkan beberapa solusi untuk menghentikan anak-anak nakal dan mengubahnya menjadi anak yang baik dan patuh, orang tua akan mendapatkan anak yang baik, kepribadian dan memiliki sopan santun terpuji dalam masyarakat.

Dengan menerapkan 4 tips di atas mudah-mudahan sifat nakal pada anak bisa teratasi. Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

4 Tips Cara Mengatasi Anak Nakal
4/ 5
Oleh